Sunday, April 3, 2011

Siapakah Wanita Bagi Seorang Lelaki.


Dia yang diambil dari tulang rusuk.


Jika Allah menyatukan dua orang yang berlawanan sifatnya, maka itu akan menjadi saling melengkapi.


Dialah penolongmu yang sepadan,


bukan lawan yang sepadan. Ketika pertandingan dimulai, dia tidak berhadapan denganmu untuk melawanmu, tetapi dia akan berada bersamamu untuk berjaga-jaga di belakang saat engkau berada di depan, atau segera mengembalikan bola ketika bola itu terlepas olehmu, dialah yang akan menutupi kekuranganmu.


Dia ada untuk melengkapi yang tiada pada lelaki:


perasaan,
emosi,
kelembutan,
keindahan,
kecantikan,
rahim untuk melahirkan,
menguruskan hal-hal yang kadang dianggap remeh.. hingga ketika kau tidak mengerti hal-hal itu, dialah yang akan menyelesaikan bahagiannya…


sehingga tanpa kau sedari ketika menjalankan sisa hidupmu… kau menjadi lebih kuat karena kehadirannya di sisimu.


Jika ada makhluk yang sanggup menaklukkan hati hanya dengan sebuah senyuman, itulah wanita


tetapi ia perlukan jaminan rasa aman darinya karena ia ada untuk dilindungi.. ..


tidak hanya secara fizik tetapi juga emosi.


tetapi yang ia perlukan adalah perhatiannya. .. kata-kata yang lembut… ungkapan-ungkapan sayang yang mudah
namun baginya sangat bererti… membuatnya aman di sampingmu


Batu yang keras dapat terkikis habis oleh air yang kuat, sifat laki-laki yang keras luntur oleh kelembutan wanita


Rumput yang lembut tidak mudah tumbang oleh badai dibandingkan dengan pohon yang besar dan rindang… seperti juga di dalam kelembutannya di situlah terletak kekuatan dan ketahanan yang membuatnya bisa bertahan dalam situasi apapun.




Ia lembut bukan untuk dipijak, rumput yang lembut akan dinaungi oleh pohon yang kukuh dan rindang.


Jika lelaki berfikir tentang perasaan wanita, itu sebahagian dari hidupnya…. tetapi jika wanita berpikir tentang perasaan lelaki, itu akan menguasai seluruh hidupnya…


Karena wanita diciptakan dari tulang rusuk lelaki,


karena wanita adalah sebahagian dari lelaki...


apa yang menjadi sebahagian dari hidupnya, akan menjadi sebahagian dari hidupmu.


Keluarganya akan menjadi keluarga barumu,


keluargamu pun akan menjadi keluarganya juga.


Sekalipun ia jauh dari keluarganya, namun ikatan emosi kepada keluarganya tetap ada karena ia lahir dan dibesarkan di sana …. kerana mereka, ia menjadi seperti sekarang ini.


Perasaannya terhadap keluarganya, akan menjadi sebahagian dari perasaanmu juga… kerana kau dan dia adalah satu…. dia adalah dirimu yang tak ada sebelumnya.

No comments:

Post a Comment